Pangsa pasar Samsung turun meski preorder Galaxy Z8 naik
Pesanan awal seri Z8 memecahkan rekor Samsung sendiri, tapi proyeksi Counterpoint menunjukkan porsi Samsung di pasar ponsel lipat justru mengecil tahun ini.
Preorder Galaxy Z8 naik lebih dari 30% secara global dibanding generasi sebelumnya, dan kabar itu sempat mengangkat saham Samsung Electronics 1,87% di bursa Korea, menurut Investing.com. Tapi di balik lonjakan itu ada satu catatan yang jarang ikut disorot: Counterpoint Research memproyeksikan pangsa Samsung di pasar ponsel lipat justru menyusut dari 40% pada 2025 menjadi 32% sepanjang 2026.
Penyebabnya bukan Samsung melemah. Lapangannya yang melebar. Apple diperkirakan memperkenalkan iPhone lipat pertamanya pada September, dan Counterpoint memperkirakan Apple langsung menyabet 25% pasar ponsel lipat di tahun debutnya. Huawei diperkirakan menguasai 24%, Motorola 8%, dan Honor 3%. Kue totalnya tumbuh sekitar 21% tahun ini, tapi potongan Samsung mengecil.
Buat pembeli di Indonesia, jadwalnya sudah lewat setengah jalan. Samsung Indonesia membuka pemesanan awal pada 22 Juli 2026 pukul 20.00 WIB dan menutupnya 13 Agustus 2026, dengan banderol mulai Rp19.999.000 sampai Rp44.499.000. Artinya pertanyaan belanja Anda tahun ini bukan lagi Samsung versus Samsung, melainkan beli sekarang atau tunggu September.
Berapa besar lonjakan preorder Galaxy Z8?
Rinciannya per wilayah: Korea Selatan naik 39%, Eropa di atas 20%, dan Amerika Serikat 30% — rekor baru untuk lini Fold di sana. Di Jepang, sejumlah varian habis terjual di toko resmi Samsung. Yang paling menarik justru komposisi pesanannya. Model Fold8 standar menyumbang sekitar 70% pemesanan di Korea, hampir 50% di AS, dan mendekati 40% di Eropa.
Counterpoint memperkirakan pengiriman tahun pertama seri Z8 tumbuh dua digit dibanding seri Z7, dan lebih dari 70% dibanding seri Z6. Proyeksi pengiriman ini lebih jujur ketimbang angka preorder, karena pesanan awal ikut terdorong promo dan jumlah negara peluncuran yang berbeda-beda tiap generasi.
"Sangat menggembirakan melihat momentum awal sekuat ini untuk seri Galaxy Z terbaru kami," kata Drew Blackard, Senior Vice President Mobile Product Management di Samsung Electronics America, seperti dikutip Fortune.
Kenapa Fold8 mendadak laku ke pembeli muda
Selama tujuh generasi, ponsel lipat model buku punya reputasi sebagai gawai eksekutif: berat, mahal, dan dibeli orang yang butuh layar besar untuk kerja. Data pemesanan kali ini menunjukkan pergeseran yang cukup tajam, dan penyebabnya terbagi tiga.
Bentuk paspor yang muat di saku
Fold8 dibuat lebih pendek dan lebih lebar dari pendahulunya. Saat terlipat, rasanya mendekati ponsel batangan biasa; saat dibuka, layarnya lega untuk menonton video dan menggulir media sosial. Perubahan proporsi itu memindahkan alasan membeli dari produktivitas ke konsumsi konten — dan itu pasar yang jauh lebih besar.
Perempuan usia belasan sampai 30-an
Menurut Seoul Economic Daily, kelompok usia belasan hingga 30-an menyumbang lebih dari separuh pesanan Fold8, sementara pembelian oleh perempuan di rentang usia itu naik lebih dari dua kali lipat dibanding model sebelumnya. Untuk perangkat yang dulu dijuluki "ponsel bapak-bapak", pergeseran demografi sebesar ini tergolong tidak biasa.
Pengguna Flip yang pindah kelas
Jumlah pemakai seri Z Flip yang berpindah ke seri Z Fold tercatat lebih dari tiga kali lipat dibanding tahun lalu. Ini penting karena Flip selalu jadi pintu masuk termurah ke ponsel lipat. Kalau pemiliknya naik kelas ke Fold, harga rata-rata penjualan Samsung ikut terangkat tanpa perlu menambah pembeli baru.
Harga dan promo di Indonesia
Berikut banderol resmi yang berlaku selama masa pemesanan awal di Indonesia:
- Galaxy Z Flip8 12 GB/256 GB: Rp19.999.000
- Galaxy Z Flip8 12 GB/512 GB: Rp23.999.000
- Galaxy Z Fold8 12 GB/256 GB: Rp28.499.000
- Galaxy Z Fold8 Ultra 16 GB/1 TB: Rp44.499.000
Varian tertinggi Fold8 Ultra dihargai sekitar 2,2 kali lipat Flip8 termurah — jurang harga yang lebar untuk satu lini produk yang sama. Paket pemesanan awalnya berupa upgrade penyimpanan gratis dari 256 GB ke 512 GB untuk varian yang memenuhi syarat, sedangkan pembeli Fold8 1 TB dan Fold8 Ultra 1 TB mendapat potongan langsung Rp4 juta plus perlindungan kerusakan layar dua tahun.
Apple masuk September, peta berubah
Gelombang preorder Galaxy Z8 terjadi di jendela waktu yang sempit. Google sudah merilis Pixel 11 Pro Fold pada 12 Agustus dengan bodi yang lebih tinggi dan ramping, sementara iPhone lipat yang dinanti dikabarkan memakai proporsi mirip Fold8. Samsung praktis punya waktu sebulan untuk mengunci pembeli sebelum pesaing terbesarnya muncul.
Perlu diingat, ponsel lipat masih sepotong kecil dari total pasar ponsel dunia. Jadi angka 30% itu pertumbuhan di kolam yang kecil, bukan tanda ponsel lipat sudah jadi arus utama. Yang berubah adalah siapa saja yang boleh berenang di dalamnya.
Yang perlu Anda pantau sebelum belanja
Kalau Anda melewatkan periode preorder Galaxy Z8 di Indonesia, jangan buru-buru membeli di harga normal. Pola tahun-tahun sebelumnya menunjukkan potongan operator dan promo tukar tambah biasanya muncul beberapa minggu setelah penjualan reguler dimulai — dan tekanan dari peluncuran Apple bulan depan bisa mempercepatnya. Catat tanggal acara Apple di September, bandingkan bobot serta lebar layarnya dengan Fold8, lalu putuskan. Menunggu empat minggu jauh lebih murah daripada menyesal setelah mengeluarkan Rp28 juta.
Comments 0