20 Gol Musim Lalu, Kini Peralta Buka Skor di Persib vs Sabah FC
Rekrutan termahal-gengsi Persib itu butuh 28 menit untuk mencetak gol pertamanya, dan Maung Bandung langsung memuncaki klasemen turnamen pramusim di Bali.
Persib vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026 berakhir 3-0 untuk Maung Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Gol pembuka lahir dari titik putih pada menit ke-28 lewat kaki Mariano Peralta — pemain yang musim lalu mengemas 20 gol dan 14 assist bersama Borneo FC Samarinda dan pulang membawa gelar pemain terbaik Super League 2025/2026.
Itu gol pertamanya dengan seragam biru. Buat pendukung yang sempat waswas soal berapa lama seorang penyerang baru butuh waktu untuk klop dengan tim, jawabannya datang cepat: satu laga pramusim, satu penalti, beres. Dua gol sisanya menyusul di babak kedua melalui Luka Menalo dan Beckham Putra, dua nama yang jauh lebih akrab di telinga Bobotoh.
Skor 3-0 memang enak dibaca. Yang membuatnya lebih berarti: Sabah FC datang ke Bali bukan sebagai pelengkap. Dua hari sebelumnya, wakil Liga Super Malaysia itu justru menaklukkan tuan rumah Bali United 2-1 di lapangan yang sama. Jadi tim yang dibungkam Persib tanpa balas adalah tim yang baru saja menang di stadion itu.
Bagaimana jalannya laga Persib vs Sabah FC
Menurut CNN Indonesia, penalti Persib berawal dari pelanggaran bek Sabah, Enrique Lopez, di kotak terlarang. Peralta maju sendiri dan tidak menyia-nyiakannya. Setelah itu Persib sempat mengira sudah unggul dua gol ketika Balsa Sekulic menjebol gawang pada menit ke-50, tapi golnya dianulir karena offside. Skor bertahan tipis lebih lama dari yang seharusnya.
Kunci kedua justru datang dari bola mati dan pergerakan dari bangku cadangan. Gakuto Notsuda mengirim umpan yang diselesaikan Menalo pada menit ke-78, lalu Marc Klok melayani Beckham Putra — yang masuk sebagai pemain pengganti — untuk gol ketiga di menit ke-88. Teja Paku Alam menjaga gawang Persib tetap bersih sepanjang 90 menit.
Siapa Mariano Peralta dan kenapa golnya penting
Nama Peralta bukan nama baru di sepak bola Indonesia, dan itulah sebabnya gol pertamanya jadi berita. Ia pindah dari rival, bukan dari liga antah-berantah, jadi ekspektasi terhadapnya sudah tinggi sejak hari pertama.
Rapor 20 gol dan 14 assist bersama Borneo FC
Sepanjang musim 2025/2026, winger asal Argentina itu mencatat 20 gol dan 14 assist untuk Borneo FC Samarinda. Angka 34 kontribusi gol dalam satu musim liga bukan capaian yang biasa dilihat di kompetisi kita, dan itu yang mengantarnya jadi pemain terbaik Super League musim lalu.
Kontrak dua musim sampai 2028
Persib mengikatnya dengan kontrak dua musim yang berlaku hingga 2028. Artinya, klub tidak menganggapnya solusi jangka pendek. Peralta juga sempat dikaitkan dengan klub lain sebelum akhirnya berlabuh di Bandung, dan diperkenalkan resmi pada pertengahan Juli 2026.
Rekrutan ketujuh, bukan satu-satunya
Ia adalah pemain baru ketujuh yang diperkenalkan Persib untuk musim 2026/2027. Perombakan skuad menyentuh hampir semua lini, dan itu terlihat di susunan pemain lawan Sabah: Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, Notsuda, Sekulic, dan Uilliam Barros semuanya tampil sejak menit awal.
Kenapa Persib memuncaki klasemen dengan satu laga
Klasemen turnamen ini terlihat aneh kalau dilihat sekilas. Persib punya 3 poin dari satu pertandingan dengan selisih gol +3. Sabah FC juga punya 3 poin, tapi sudah memainkan dua laga dan selisih golnya -2. Bali United ada di dasar dengan 0 poin dari satu laga dan selisih -1. Format single round-robin membuat margin kemenangan sangat menentukan.
Efeknya sederhana: kemenangan telak semalam bukan cuma soal gengsi, tapi langsung mengunci posisi tawar Persib di laga penutup. Kalau Persib menang 1-0 saja, mereka kini duduk di posisi kedua di bawah Sabah.
Yang belum bisa dirayakan dari kemenangan ini
Tetap perlu ditaruh dalam konteks. Ini turnamen pramusim, digelar 13-18 Agustus 2026, dengan tiga tim yang sama-sama masih membangun kebugaran dan mencoba kombinasi. Sabah FC juga sedang dalam fase persiapan, bukan puncak performa. Satu gol yang dianulir menunjukkan koordinasi lini depan Persib masih perlu diasah.
Yang bisa dibaca positif adalah pola golnya: penalti hasil tekanan, gol dari umpan gelandang, dan gol dari pemain pengganti. Tiga sumber berbeda, bukan ketergantungan pada satu orang. Untuk tim yang baru merombak skuad, variasi itu lebih menenangkan ketimbang skornya sendiri.
Apa yang perlu ditonton pada 18 Agustus
Laga penutup mempertemukan Persib dengan Bali United, Selasa 18 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Siaran langsungnya tersedia gratis di Indosiar dan lewat live streaming Vidio, jadi tidak perlu biaya tambahan untuk mengikutinya dari rumah.
Secara matematis, hasil imbang saja sudah cukup membawa Persib jadi juara turnamen, karena 4 poin tidak bisa disamai tim mana pun. Bahkan kekalahan tipis kemungkinan besar masih aman berkat selisih gol +3. Yang lebih layak diperhatikan bukan trofinya, melainkan apakah trio Peralta-Menalo-Barros kembali dipasang bersama, dan berapa menit yang diberikan kepada Klok serta Beckham Putra. Susunan yang dipilih malam itu kemungkinan besar adalah bocoran pertama soal starting eleven Persib saat kompetisi resmi bergulir.
Comments 0